All posts filed under: quran dan parenting

Mengenal gerbong KERETA jogjakarta 

Komunitas KERETA-Keluarga Sekolah Pertama- Adalah komunitas untuk mendidik anak secara bersama-sama, berkelompok, dekat antar orang tua, dekat antar anak. Dalam komunitas ini, orang tua wajib terlibat aktif dalam mendidik anak-anak.  Core issue : Home-based Education , project based learning, family project , community based education  Format : Support group Bentuk support komunitas kepada masing-masing keluarga pelaku HbE diwujudkan dalam kelas-kelas belajar yang disebut dengan GERBONG Apa saja gerbongnya ?  — gerbong family strategic planning FSP  menggodok para orang tua bagaimana mendesain family mission , core values, goal setting hingga exit prosedure dalam rangkaian pendidikan anak.  Penjaga Gerbong: Fitri Iing&Sigit Nursyam  — gerbong personal curriculum: forum sharing orang tua merancang kurikulum ananda berdasarkan Family map , keunikan , keunggulan dan talenta setiap anak. Sebagai syarat untuk masuk gerbong talent development.  Penjaga Gerbong: Nila&Nurhadi, Sisil&Dewan — gerbong Talent development : peron anak yang didesain berdasarkan kesamaan dan irisan PC ananda , dg support kontribusi dari orang tua   Penjaga gerbong: Umi&Advian, Selly&Ayon, Qonita&Zaki, Rizka&suami, Puspita&Fauzi  — gerbong akil baligh : Merupakan wadah bagi anak-anak yg memasuki pra-akil …

Apa dulu konteksnya ? 

RABU BELAJAR  Apa dulu konteksnya ? Kita sudah sering mendengar pertanyaan itu . Apa itu konteks ? Apa itu konteks belajar ? Apa bedanya dengan konten ?   Sudah saya niatkan untuk mengalokasikan hari rabu untuk secara kontinue sharing learning & networking.  Hari ini berkebun bersama gerbong parents komunitas KERETA Jogjakarta … ah tema yg tidak begitu menarik sebenarnya buat orang orang communicating dan marketing semacam saya . Masak iya saya akan ngobrol dg media tanam, bibit , benih , kantong polybag , sekam bakar, jerami. Mending saya kopdaran group bismillah umroh membahas tiket promo umroh murah 2017 atau hunting tiket murak ke jepang atau turki 😁 Lalu .. rugi donk jauh jauh ke nanggulan panas panas …  Ini hasil belajar saya hari ini :   1. Giatlah membaca buku .. setelah program master memang program reading .  2. Segera rancang masa tua anda , belilah lahan yang lebih luas menjauh dari kota .. 😉 3. Segera kuasai SEO jika anda tidak mau tertinggal 4. Buatlah pengamatan , evaluasi , form kontrol , pengamatan , …

Makna hijrah dalam pendidikan anak 

Implementasi hijrah dalam pendidikan anak  Rosululloh menerima perintah hijrah dari Allah setelah kondisi mekkah waktu itu yang begitu mencekam karena konflik dengan kaum Quraisy. Allah-lah yang menentukan waktu yang tepat untuk Rasulullah beserta para pengikutnya untuk memulai fase baru di kota Madinah. Pada saat itu, semua sahabat yang mampu untuk berhijrah maka diwajibkan bagi mereka untuk berhijrah. Laki-laki maupun perempuan, yang kaya juga yang miskisn, yang kuat juga yang lemah, ataupun dari kalangan merdeka atau hamba sahaya. Semuanya wajib untuk berhijrah.  Umat Islam di Madinah siap menyambut kedatangan Nabi Muhammad SAW, saat baiat aqabah ke dua telah dilaksanakan. Pada saat itu harapan dan optimisme tumbuh di setiap diri mereka karena jumlah umat islam semakin banyak. Kaum Muslimin di Madinah yang menyambut kedatangan Rasulullah SAW dan para sahabat muhajirin disebut dengan kaum Anshar. Maha Sempurna Allah atas segala kehendak-nya, DIA-lah yang membuat umat islam di Madinah saat itu begitu bersemangat, iman yang begitu menggelora di dalam jiwa mereka. Berbeda dengan  Mungkin umat islam banyak yang mengira, bahwa peristiwa hijrah Rasulullah SAW dari Mekah ke Madinah adalah sesuatu hal …

Ibunda imam syafii yang luar biasa 

IBUNDA IMAM SYAFII, SEORANG IBU YANG TIDAK BANGGA ATAS KEKAYAAN ANAKNYA.___ ” Nak pergilah menuntut ilmu tuk jihad di jalan Allah, Kelak kita bertemu di akhirat saja …. ” Perintah Ibunda Imam Syafi’i kepada Imam Syafi’i sebelum rihlah ( perjalanan menuntut ilmu). Kemudian, Imam Syafi’i berangkat dari makkah ke madinah beljar dgn imam malik, kemudian ke Iraq. Di Iraq Imam syafi’i BUKAN HANYA 1 atau 2 tahun, karena beliau tidak berani pulang ke rumah , karena ketika beliau ingin pulang beliau teringat pesan ibunda beliau tersebut ( ” Kelak kita bertemu di akhirat saja…”) sehingga sebelum ada Izin dari Ibunya beliau tidak berani pulang ke rumah. Di Iraq beliau menjadi orang besar, Ulama’ dan Alim. Suatu ketika ada halaqoh besar di masjidil harom, Ada seorang ulama besar dari Iraq dalam perkataanya sering menyebut “Muhammad Bin Idris Asy-syafii berkata begini begini …”. Kemudian Ibunya Imam Syafi’i bertanya ” Ya Sayikh, Siapakah Muhammad bin Idris Asy-syafi’i itu ? ” Kemudian Syaikh tersebut menjawab dengan bangganya , “Dia adalah guruku, seorang yang ‘Alim, Cerdas, Sholeh yang berada di …

Adab guru dan murid 

Inspirasi Hari Ini:ADAB GURU DAN MURID  Oleh ust abdullah azzam   Mutiara hikmah surah Al-Qiyamah: 16-21. لَا تُحَرِّكْ بِهِ لِسَانَكَ لِتَعْجَلَ بِهِ . إِنَّ عَلَيْنَا جَمْعَهُ وَقُرْآنَهُ . فَإِذَا قَرَأْنَاهُ فَاتَّبِعْ قُرْآنَهُ . ثُمَّ إِنَّ عَلَيْنَا بَيَانَهُ . كَلَّا بَلْ تُحِبُّونَ الْعَاجِلَةَ . وَتَذَرُونَ الْآخِرَةَ Artinya: “Janganlah kamu gerakkan lidahmu untuk (membaca) Al Quran karena hendak cepat-cepat (menguasai)nya. Sesungguhnya atas tanggungan Kamilah mengumpulkannya (di dadamu) dan (membuatmu pandai) membacanya. Apabila Kami telah selesai membacakannya maka ikutilah bacaannya itu. Kemudian, sesungguhnya atas tanggungan Kamilah penjelasannya. Sekali-kali janganlah demikian. Sebenarnya kamu (hai manusia) mencintai kehidupan dunia. dan meninggalkan (kehidupan) akhirat.” Di antara yang kita petik: 🌻 Adab guru dan murid dalam belajar, yakni jangan memotong pembicaraan guru. Biarkan sampai materi selesai, baru ajukan pertanyaan. Kadang apa yang akan ditanyakan itu juga akan dijelaskan, tapi di belakang. Bersabarlah. 🌷 Ilmu itu dari Allah, bukan dari guru. Sebagaimana dalam ayat di atas, Jibril hanya menyampaikan wahyu, tapi yang menjamin pemahaman dan ilmu ke dalam hati Nabi adalah Allah sendiri.   🌸 Bagi guru, sampaikan saja ilmu Anda sebaik mungkin. …

34 bahasa bakat untuk mengembangkan potensi anak

34 tema bakat dari Gallup organization.  Cliffton melakukan penelitian terkait traits yang ada pada manusia sejumlah lebih dr 18.000, ada 5000 traits yang terkait dg produktifitas seseorang . Dari 5000 dikelompokkan menjadi 400 dan diklasifikasikan menjadi 34 tema bakat. Cliffton sendiri lebih mendefinisikan kata tallent / bakat dengan streght yaitu kemampuan dan kekuatan seseorang yang menunjang produktifitas.  Pada Catatan kedua ini saya akan coba berikan review 34 tema bakat dlm prespektif pengembangan strength anak anak. Seperti biasa , saya memilih belajar sedikit sedikit dan take action banyak banyak, than evaluate lalu mbalik lagi ke belajar lagi action lagi , dst ..  Gallup membagi potensi kekuatan seseorang menjadi 4 bidang :  Striving :  Merupakan sifat yang terkait dengan karsa atau semangat kerja dari hati bukan dari otak, bagai api pembakar dalam diri.  Keunggulan ini terwujud dalam bentuk :  1. Waspada , kadang skiptis , karaker : melihat sebelum melompat  2. Tanggung jawab  3. Sesuai aturan  4. Terencana  5. Fokus  6. Suka menata  7. Melayani  8. Mengembalikan ke fungsi semula  9. Seorang koordinator, melibatkan banyak faktor dan …

Bakat itu kata sifat atau kata kerja ? 

Strengh based personal curiculum  Hari Ini alhamdulillah Allah berikan kesempatan utk belajar lagi — yg memang ternyata adalah salah satu hobby / bakat saya : learner :: senang akan proses dan mendapatkan pengetahuan baru, memiliki gairah dan hasyrat yang cukup tinggi untuk terus belajar dan berkembang.  Workshop talent mapping dan brain spotting ini selama dua hari. Insya allah akan langsung saya tulis point per point ..supaya saya lebih nyantol dan paham . Sekaligus sbg sarana latihan dan memupuk keunggulan saya dalam writing yang merupakan personal strength potential saya , yang ternyata saya belum merasa memiliki dan belum saya kembangkan secara intensif.  Talent adalah fitur unik yang dimiliki oleh seseorang, yang merupakan kata sifat dan kata. kerja. Definisi talent / bakat ada berbagai macam, Donald O Clipton , grand father of positife psykology, merumuskan bakat adalah pola pikir, perasaan , perilaku yang alami, terus menerus , berulang ulang dan dimanfaatkan untuk produktifitas. Talent merupakan strengh/ kekuatan dari seseorang.  Bakat mempunyai ciri ciri sbb :   1. Soft competence  2. Underlying competence  3. Personal traits  4. Performance …

Bagaimana jika anak melakukan kesalahan ? 

REWARDS AND DEVELOPMENT  Seharian belajar ttg balance scorecard for family berikut key performance indicators nya ..  Rekomendasi akhir adalah rewards and development.. Baru nyadar pas udah pulang sampai rumah .. Kenapa bukan rewards and punishment ?  Karena memang BSC dan KPI ini salah satu tools yang bisa digunakan oleh orang tua dlm proses pendampingan pendidikan putra putrinya .. Bukan tools penilaian anak … Apalagi galau membandingkan antar anak ..  If You can’t measure it , you can’t menage it  If you can’t measure it, you can’t improve it ..  Happy sharing learning networking  Komunitas KERETA  *BCC = balance score cards  *KPI = key performance indicators  * Lalu bagaimana jika anak melakukan kesalahan ? Bgmn punishmennya ?  Kami memulai dg visi misi keluarga dan core values keluarga . Nilai nilai utama apa yg kita jadikan patokan dlm pendidikan anak anak . Ini dirancang, dibangun , ditemukan dan ditumbuhkan di seluruh amggota keluarga .  Selanjutnya ada program keluarga yg mengacu hal tsb . Hal ini meminimalkan kesalahan anggota keluarga . Hal ini memgikat semua : ayah ibu …

Family project keluarga nabi ibrahim 

Proyek Membangun Ka’bahFAMILY PROJECT KELUARGA NABI IBRAHIM Satu hal yang menarik untuk kita kaji dari Nabi Ibrahim adalah tentang keluarganya. Rangkaian ibadah haji, tidak bisa dipisahkan dari peran sang istri (ibunda Hajar) dan putranya (Nabi Ismail). Perintah penyembelihan hewan Qurban, ada peran putranya (Nabi Ismail) dengan dialog sangat inspiratif yang diabadikan dalam Al Quran.  Bagaimana dengan kisah pembangunan Ka’bah yang menjadi kiblat umat Islam sampai akhir zaman?. Kalau kita lihat dari sisi keluarga, saya lebih suka menyebutnya sebagai Family Project. …. Dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail: “Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang thawaf, yang i`tikaaf, yang ruku` dan yang sujud”.(Al Baqarah : 125) Bayangan saya, proyek itu dikerjakan kompak sekeluarga sebagai satu tim. Bapak (Nabi Ibrahin), anak (Nabi Ismail) dan tentu saja dengan support ibunda Hajar.  Proyek kebaikan, berbasis keluarga menjadi sangat penting saat ini. Sekali kayuh, dua tiga pulau terlampaui. Dapat amal sholihnya, bisa mendekatkan sekaligus mengompakkan seluruh anggota keluarga, dan tentu saja, ini menjadi bagian dari pendidikan anak anak kita.  Pelajaran lainnya, meskipun usia masih belum dewasa, Nabi Ismail sudah dilibatkan …

DR. ADIAN HUSAINI MENGGUGAT SEKOLAHISME

Pakar pemikiran Islam, Dr Adian Husaini, menyatakan umat Islam dan masyarakat pada umumnya tidak boleh terjebak konsep “sekolahisme”. Dari sejak zaman Rasulullah, umat Islam tidak mengenal sekolah, justru yang diwajibkan dan dibebankan kepada setiap individu umat Islam adalah menuntut ilmu. “Kita umat Islam tidak boleh memandang sempit pendidikan. Apalagi melihat sekolah itu harus formal seperti sekarang. Itu keliru. Kejayaan umat pada peradaban Islam pertama yang dipimpin Muhammad saw itu tidak memandang orang harus masuk sekolah mana, jurusan apa dan tidak menekankan aspek materi dalam memilih pendidikan,” kata Dr. Adian dalam acara Kajian Umum dan Silaturahmi Ma‘ had ‘Aly Imam Al-Ghazaly dan Pesantren Tahfizhul Qur’an Cahaya Nusantara, Jetak, Wonorejo, Gondangrejo, Kab. Karanganyar, (3/9). Dr. Adian menekankan bahwa hakikat pendidikan adalah melahirkan generasi yang luar biasa. Generasi yang belajar dengan ikhlas mengharap ridha Allah. “Rasulullah adalah suri teladan saat membangun sistem pendidikan untuk umat yang hebat dalam fisik dan ilmu. Arahan pertama Rasulullah adalah tanamkan nilai adab dan ilmu pada anak, tanamkan akhlak pada anak. Misalnya didikan Rasulullah kepada para sahabat. Beliau langsung mendidik mereka di lapangan …